Bantuan Relokasi Rumah Korban Banjir Rob di Desa Towale: Program PUPR Oktober - Desember 2025
Banjir rob yang melanda Desa Towale pada pertengahan tahun 2025 meninggalkan dampak serius bagi masyarakat pesisir. Gelombang air laut yang terus naik menyebabkan 13 rumah warga mengalami kerusakan berat, sehingga tidak lagi aman untuk dihuni. Untuk menjamin keselamatan warga sekaligus meningkatkan kualitas hunian, pemerintah desa bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Program Bantuan Relokasi Rumah Banjir Rob.
Bantuan Dana dari Dinas PUPR
Sebagai wujud dukungan pemerintah, Dinas PUPR mengalokasikan bantuan dana sebesar Rp 50 juta per rumah. Dana ini diperuntukkan bagi pembangunan hunian baru di lokasi yang lebih aman, jauh dari area pesisir yang rawan terjadinya banjir rob.
Program relokasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan rumah baru, tetapi juga pada upaya menciptakan hunian yang lebih kuat, lebih tinggi pondasinya, dan menggunakan material yang tahan terhadap kelembaban serta kondisi lingkungan pesisir.
Pelaksanaan Pembangunan: Oktober–Desember 2025
Proses pembangunan rumah relokasi dilaksanakan dalam rentang waktu Oktober hingga Desember 2025. Mengingat jumlah rumah yang harus dibangun serta kondisi lapangan, pengerjaan dilakukan secara bertahap.
Hingga pertengahan November 2025, 4 dari 13 rumah telah memasuki tahap konstruksi, meliputi:
-
Pembangunan pondasi batu kali
-
Pemasangan kolom beton bertulang
-
Penyusunan bata merah pada dinding
-
Pemasangan kerangka pintu dan jendela
-
Persiapan konstruksi atap
Dokumentasi dari lokasi pekerjaan menunjukkan kemajuan yang stabil. Struktur bangunan telah berdiri dan sebagian dinding sudah tersusun dengan rapi, menandai progres signifikan dalam tahap pertama pembangunan.
Partisipasi Warga dalam Proses Relokasi
Selain dukungan dana pemerintah, relokasi ini juga berjalan dengan adanya partisipasi warga melalui kerja bakti dan gotong royong. Masyarakat secara sukarela membantu pengangkutan material, penataan lokasi, hingga membantu tukang dalam pekerjaan ringan. Keterlibatan warga menunjukkan solidaritas yang kuat dalam proses pemulihan pascabencana.
Tujuan: Hunian Lebih Aman dan Masa Depan Lebih Baik
Program relokasi rumah ini diharapkan mampu memberi solusi permanen bagi warga terdampak banjir rob. Dengan menempatkan warga di lokasi yang lebih aman dan membangun hunian yang lebih kokoh, pemerintah desa dan Dinas PUPR berharap kejadian serupa tidak lagi membahayakan keselamatan masyarakat di masa mendatang.
Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih tangguh terhadap bencana, sekaligus memberi harapan baru bagi keluarga-keluarga yang sebelumnya kehilangan rumah akibat banjir rob.
Razak
29 Oktober 2024 16:42:24
Apa saja Lembaga-lembaga yang ada di desa towale?...